Bacaan Lafadz Takbiran Malam Hari Raya Idul Adha Dan Idul Fitri

Tiada hentinya lantunan indah suara takbir yang menggema di seluruh penjuru mesjid-mesjid di dunia mewarnai keharibaan suasana malam takbiran yang sebentar lagi akan tiba, Dimana seluruh jiwa dan raga lebih khidmat lagi untuk bisa menyuarakan kalimah-kalimah takbir, tahmid dan juga tahlil. Seraya mengaguni keagungan dan kebesaran Alloh S.W.T yang telah menjadikan malam tersebut sebagai salah satu malam yang teristimewa bagi segenap umat islam.

Sehingga tiada yang paling sempurna dan paling paripurna ketika menjelang datangnya perayaan hari idul fitri kecuali menyambutnya dengan penuh rasa bahagia yang begitu nyata. Dan salah satu buktinya adalah dengan senandung bacaan takbir yang di lantunkan dan di bacakan oleh setiap muslim terutama di waktu-waktu seperti malam takbiran dengan ucapan lebaran idul fitri tersebut, sekaligus menandakan akan begitu besarnya karunia dari Alloh S.W.T kepada hambanya.

Menyimak akan itu, maka nilai ibadah yang tercerminkan melalui aktifitas takbiran ini tentu jauh lebih indah lagi apabila dalam pembacaannya itu di sertai dengan rasa khusuk, khidmat seta penjiwaan dari setiap lapad yang di ucapkannnya tersebut. Dan hal inilah rupanya yang membuat suasana malam takbiran itu berbeda dengan malam-malam lainnya.

Gambar Bacaan Takbiran

Apalagi untuk saat ini teramat mudah sekali dalam menghafalkan bacaan takbiran, karena banyak fasilitas yang mendukung semua itu di antaranya bisa di dapatkan melalui fasilitas internet dengan download video mp3 dengan versi jefri atau file dari lirik bacaan takbiran itu sendiri, sehingga tidak ada alasan untuk tidak hafal dan tidak bisa melaksanakan amalan ibadah di malam takbiran.

Karena selain dapat memberikan rasa yang begitu besar tentang pemaknaan dari bacaan takbir itu sendiri, Adalah anjuran dan perintah agama terhadap pahala bagi orang yang menghidupkan di malam tersebut dengan membacakan kalimah takbir, tahmid dan juga tahlil sebagai bagian dari pada menghidupkan malam takbiran tersebut. Sebagaimana yang terkait dengan bacaan takbiran baik yang pendek maupun yang panjang.

1. Bacaan Takbiran Pendek (pertama)

اللهُ أكْبَرُ, اللهُ أكْبَرُ, اللهُ أكْبَرُ لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

Latin : “Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, Laa illaa haillallah-huwaallaahuakbar, Allaahu akbar walillaahil hamd’.”

Artinya : “Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar, Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.”

2. Bacaan Takbiran Panjang (kedua)

اللهُ اكبَر كَبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا
وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا.لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن,
وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه, لاالهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْد

Latin : ” Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, Wasubhaanallaahi bukrataw wa ashiillaa, Laa ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiin, Walau karihal kaafiruun, walau karihal musyrikun, walau karihal munafiqun, Laa ilaaha illallaahu wahdah, shodaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wahazamal ahzaaba wahdah, Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar walillaahil hamd.”

3. Hukum Membaca Takbiran

ويكبر ندبا كل من ذكر وأنثى وحاضر ومسافر في المنازل والطرق والمساجد والأسواق، من غروب الشمس من ليلة العيد، أي: عيد الفطر، ويستمر هذا التكبير إلى أن يدخل الإمام في الصلاة للعيد، ولا يسن التكبير ليلة عيد الفطر عقب الصلاة، ولكن النووي في “الأذكار” اختار أنه سنة

Artinya, “Disunahkan takbir bagi laki-laki dan perempuan, musafir dan mukim, baik yang sedang di rumah, jalan, masjid, ataupun pasar. Dimulai dari terbenam matahari pada malam hari raya berlanjut sampai shalat Idul Fithri. Tidak disunahkan takbir setelah shalat Idul Fithri atau pada malamnya, akan tetapi menurut An-Nawawi di dalam Al-Azkar hal ini tetap disunahkan.”

Artinya: “Allah maha besar dan juga sempurna kebesaran-Nya, Segala puji bagi-Nya dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada yang kami sembah selain kepada-Nya, Kami memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, musrik, dan munafiq membencinya. Tiada Tuhan selain Allah dengan ke-esaan-Nya. Dia Maha menepati janji. Dan menolong hamba-hamba-Nya, Memuliakan bala tentara-Nya dan menghancurkan musuh-musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah. Dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan Segala Puji hanya bagi Allah.”

4. Hikmah Membaca Takbir
A.Agar mendapat hidayah berupa kemudahan menghadapi sakaratul maut dan diberikan wajah dengan cahaya yang indah
B. Mempertebal rasa percaya dan rasa kecintaan kita terhadap Kekuasaan dan kesempurnaan yang ada pada Allah SWT.
C. Agar timbul rahmat dari Allah SWT yang diturunkannya pada orang orang terdekat kita
D. Dapat meredakan dan mengendalikan amarah sijago merah atau serangan api dalam musibah kebakaran yang meluap luap
E. Diberikan ketaqwaan, ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah yang diberikan oleh allah SWT
F. Dapat mendatangkan banyak pahala, berkah dan datangnya rezeki dari Allah dari tempat yang tidak terduga sebelumnya
G. Mencegah kejahatan yang terlihat maupun yang tidak terlihat karena lafadz takbir mengandung pertolongan
H. Untuk mendapatkan ketenangan pikiran dan terhindar dari perasaan buruk yang dapat meninmbulkan fitnah dan dosa
I. Agar jiwa dan raga dapat terhindar dari perbuatan keji dan mungkar
J. Dibukakan pintu kemudahan dari allah SWT untuk rejeki dan selalu terjaga pada jalan kebaikan
K. Mendapatkan solusi tercepat dan mudah dari allah SWT ketika sedang tertimpa masalah
L. Dipertemukan dengan kematian yang mudah, rtidk merepotkan orang lain dan dikelilingi oleh para malaikat
M. Diberikan keselamatan dan hidayah kebaikan dimanapun berada dan dalam keadaan apapun
N. Dapat membukakan hati yang kaku dan keras kepala bagi orang orang yang tidak mau berbagi dan sulit untuk mau menolong
O. Memperkuat keimanan dan taqwa kepada Allah SWt beserta utusan terakhirnya Nabi Muhammad SAW.
P. Dapat membuat hati dan kesadaran akan pentingnya pertolongan allah SWT semakin kuat
Q. Memperkuat rasa ukhuwah pada muslim yang lain walaupun mereka membaca kalimah untuk mengagungkan allh SWT
R. Mendapatkan kasih sayang dari allah SWT dan mendapatkan segala berkah dan rahmatnya
S. Selalu mendapatkan kebaikan dari allah SWT dan dari semua yang ada dibumi termasuk dari hewan dan tumbuhan atau alam

5. Bagian-bagian Takbir
A. Takbir muqayyad merupakan takbir yang pelaksanaannya memiliki waktu khusus, yaitu mengiringi shalat, dibaca setelah melaksanakan shalat, baik fardhu maupun sunnah. Waktu pembacaannya adalah setelah sembahyang shubuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga ashar akhir hari Tasyriq (13 Dzulhijjah).

B. Takbir mursal adalah takbir yang waktunya tidak mengacu pada waktu shalat, atau tidak harus dibaca oleh seseorang setiap usai menjalankan ibadah shalat, baik fardu maupun sunnah. Takbir mursal ini sunnah dilakukan setiap waktu, di mana pun dan dalam keadaan apa pun. Baik lelaki maupun perempuan sama-sama dianjurkan melantunkan takbir, baik saat di rumah, bepergian, di jalan, masjid, pasar, dan seterusnya. Dan waktu melakukan takbir mursal dimulai dari terbenamnya matahari malam ‘id hingga imam melakukan takbiratul ihram shalat ‘id, meliputi ‘idul fitri maupun ‘idul adha.

Intisari dari pada pelaksanaan dan pembacaan lapadz dan kalimah takbir di suasana malam takbiran ini adalah mampu membentuk jiwa keimanan yang kuat dengan pencapaian dari pada hasil beribadah selama bulan suci ramadhan. Bahkan bisa jauh lebih maksimal lagi ketika bacaan lafadz takbiran malam hari raya idul adha dan idul fitri di jadikan bagian penting dalam amalan kehidupan sehari-hari.